goes to Phuket – Thailand

Tibalah tanggal 7 Maret 2011 hari Senin, hari ini aku akan berangkat menuju Phuket Thailand bersama dengan 3 orang temanku bernama deasy, cicoy dan pacarnya adit.

Disana aku akan stay selama 5 hari 4 malam setelah aku pikir ternyata lama juga ya di phuket untuk itungan liburan, mengingat aku hanya ingin bermodal uang tidak lebih dari 2juta rupiah saja untuk akomodasi hehe.

HARI 1

Dengan menggunakan maskapai airasia aku mendapatkan tiket promo yang menurutku terbilang murah yakni Rp. 824.000 (PP) jam keberangkatan Jakarta pukul 17.20 WIB dan tiba di Phuket pukul 20.10 WIB.

Berangkat dari Kp. Rambutan pukul 13.30 dan membayar Rp.20.000 untuk Bus Damri maka sampailah di terminal internasional 2D pukul 15.30 tepat presdiksi waktu aku karena namanya juga Jakarta macet dimana-mana.

Sesampainya di airport aku makan terlebih dahulu di A&W kemudian check-in di tempat khusus air asia dan membayar airport tax sebesar Rp.150.000/orang.

Terbanglah aku ke phuket tanpa ada delay waktu dan sebagainya .. cuss ..

.. sampai deh di Phuket cihuuy .. untungnya hujan hanya gerimis di phuket jadi tak menjadi masalah.

Rencana aku di hari pertama ini menginap di bandara karena sayang uangnya klo harus membayar uang penginapan lagi hanya untuk malam ini saja tapi koq ternyata airport phuket kecil ya padahal bayangan aku seperti changi di singapore atau at least seperti soetta haha .. ternyata tidaaak..hehe

Akirnya..aku putuskan untuk tidak menginap di bandara hehehe

Dengan menggunakan taxi meter’s di sebelah kanan pintu keluar bandara letaknya, aku ke daerah phatong kena biaya 550 bath satu taxi dengan 4 orang.

Kira-kira sekitar 1jam jarak antara bandara ke phatong..

Sampai di phatong tepat SOM Guesthouse mereka membukakan pintu dengan baik dan untungnya kamar yang akan aku gunakan telah tersedia dan tidak sedang dalam keadaan terisi, pihak hostel tidak keberatan jika aku dan teman-teman mulai menginap dari sejak malam ini juga, namun tentunya perhitungan kamar tetap dikenakan harga 5hari 4malam.

Kami diantar ke kamar kemudian bersih-bersih badan dan merapihkan barang kemudian kami makan popmie yang kami bawa dari indonesia dan air panas telah tersedia di dapur untuk digunakan oleh pengunjung setelah makan kami tiduurssttt..

HARI 2

Sekitar pukul 10.30 aku keluar dari area SOM Guesthouse yeye .. aku di phuket lhoo ..

Di sekeliling situ banyak terdapat sewa motor dengan harga 200THB/motor aku dan teman-teman memutuskan untuk sewa selama 1hari dulu jika nanti ternyata dibutuhkan lagi maka bisa perpanjang. Persyaratan sewa motor adalah passport si pengemudi motor harus ditinggal di tempat penyewaan motor tapi tenaang..di phuket seorang tourist tidak pernah ditanyakan soal passport jadi rileks aja..ngga perlu takut, yang penting selama berkendara kita wajib mengenakan helm dan parkir di tempat yang telah disediakan.

Kami berjalan ke berputar-putar pathong kemudian mengarah ke Big Budha, lumayan kuga ternyata perjalanannya, yaa mungkin sekitar 1jam ya, aku yang terbiasa dengan jarak jauh dan kemacetan hidup di jakarta maka jarak antara phatong dan Big Budha tak terasa jauh menurutku apalagi ini kan liburan enjoyed ajaa ..

Sesampainya disana kami langsung berfoto-foto dimana banyak sekali patung budha dan lonceng yang jika kita gosokkan dengan telapak tangan lonceng itu bisa bunyi sendiri, aneh yaa..

Lumayan lana kami menghabiskan waktu disini karena maklum di jakarta jarang sekali terdapat kuil budha seperti ini hehe ..

setelah .. .. .. (bersambung)

KISAH BESI DAN AIR

Ada2 benda yang bersahabat karib yaitu besi dan air.
Besi seringkali berbangga akan dirinya sendiri.

Ia sering menyombong kepada sahabatnya :
“Lihat ini aku, kuat dan keras. Aku tidak seperti kamu yang lemah dan lunak”
Air hanya diam saja mendengar tingkah sahabatnya.

Suatu hari besi menantang air berlomba untuk menembus suatu gua dan mengatasi segala rintangan yang ada di sana .

Aturannya : “Barang siapa dapat melewati gua itu dengan selamat tanpa terluka maka ia dinyatakan menang”

Besi dan air pun mulai berlomba :
Rintangan pertama mereka ialah mereka harus melalui penjaga gua itu yaitu batu-batu yang keras dan tajam. Besi mulai menunjukkan kekuatannya, Ia menabrakkan dirinya ke batu-batuan itu.

Tetapi karena kekerasannya batu-batuan itu mulai runtuh menyerangnya dan besipun banyak terluka di sana sini karena melawan batu-batuan itu.

Air melakukan tugasnya ia menetes sedikit demi sedikit untuk melawan bebatuan itu, ia lembut mengikis bebatuan itu sehingga bebatuan lainnya tidak terganggu dan tidak menyadarinya, ia hanya melubangi seperlunya saja untuk lewat tetapi tidak merusak lainnya.

Score air dan besi 1 : 0 untuk rintangan ini.
Rintangan kedua mereka ialah mereka harus melalui berbagai celah sempit untuk tiba di dasar gua.

Besi merasakan kekuatannya, ia mengubah dirinya menjadi mata bor yang kuat dan ia mulai berputar untuk menembus celah-celah itu.

Tetapi celah-celah itu ternyata cukup sulit untuk ditembus, semakin keras ia berputar memang celah itu semakin hancur tetapi iapun juga semakin terluka.

Air dengan santainya merubah dirinya mengikuti bentuk celah-celah itu. Ia mengalir santai dan karena bentuknya yang bisa berubah ia bisa dengan leluasa tanpa terluka mengalir melalui celah-celah itu dan tiba dengan cepat didasar gua.
Score air dan besi 2 : 0
Rintangan ketiga ialah mereka harus dapat melewati suatu lembah dan tiba di luar gua,

besi kesulitan mengatasi rintangan ini, ia tidak tahu harus berbuat apa, akhirnya ia berkata kepada air : “Score kita 2 : 0, aku akan mengakui kehebatanmu jika engkau dapat melalui rintangan terakhir ini !”

Airpun segera menggenang sebenarnya ia pun kesulitan mengatasi rintangan ini,tetapi kemudian ia membiarkan sang matahari membantunya untuk menguap. Ia terbang dengan ringan menjadi awan, kemudian ia meminta bantuan angin untuk meniupnya kesebarang dan mengembunkannya. Maka air turun sebagai hujan.
Air menang telak atas besi dengan score 3 : 0

Teman-teman, hari ini kita belajar satu hal :
Jadikanlah hidupmu seperti air
Ia dapat memperoleh sesuatu dengan kelembutannya tanpa merusak dan mengacaukan karena dengan sedikit demi sedikit ia bergerak tetapi ia dapat menembus bebatuan yang keras.

Ingat hati seseorang hanya dapat dibuka dengan kelembutan dan kasih bukan dengan paksaan dan kekerasan.

Kekerasan hanya menimbulkan dendam dan paksaan hanya menimbulkan keinginan untuk membela diri.

Air selalu merubah bentuknya sesuai dengan lingkungannya, ia flexibel dan tidak kaku karena itu ia dapat diterima oleh lingkungannya dan tidak ada yang bertentangan dengan dia.

Air tidak putus asa, Ia tetap mengalir meskipun melalui celah terkecil sekalipun. Ia tidak putus asa.

Dan sekalipun air mengalami suatu kemustahilan untuk mengatasi masalahnya, padanya masih dikaruniakan kemampuan untuk merubah diri menjadi uap (Inilah Mujizat )

Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. MATIUS 5 : 5

first trip to singapore with classmate

 

Little India at Noon

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.